11 LANGKAH BAGI PEMULA DI BISNIS MLM
Buat
para pemula, 11 langkah ini mungkin dapat dijadikan panduan dalam menggeluti
bisnis MLM. Setidaknya, 11 langkah ini memberikan pemahaman tentang cara bisnis
ini bekerja.
Sebut
saja namanya Anton. Dua bulan lalu, mahasiswa fakultas ekonomi di sebuah
universitas swasta di Surabaya ini bergabung dengan perusahaan MLM. Ia begitu
antusias, karena khasiat dan manfaat produknya telah dirasakan. Sebab,
ambeien yang menahun, kini jarang kambuh lagi setelah mengkonsumsi produk MLM. Bagi Anton, kualitas produknya tersebut merupakan suatu peluang.
Artinya, penderita macam dirinya, jumlahnya mencapai ribuan. Mereka pasti membutuhkan
produk tersebut.
Dan,
pengalamannya yang diperolehnya, merupakan suatu kesaksian yang dapat
memberikan sugesti kepada si penderita. Jadi, bujangan asal Surabaya, Jawa Timur ini yakin bakal mendulang kesuksesan di MLM.
Hanya
saja, persoalannya tidak semudah itu. Maklumlah, Anton masih ”Buta” tentang MLM.
Di benaknya, MLM cuma sebatas menjual produk, mencari pelanggan dan konsumen.
Sementara merekrut, mensponsori, dinilainya akan mengurangi jumlah pelangganya.
Ia tidak mengantongi keuntungan yang lazimnya disebut eceran, selisih harga
distributor dan konsumen.
Paradigma Anton tersebut tentu saja keliru, sebab di bisnis MLM menjual dan
merekrut, harus dilakukan secara seimbang. Seseorang tidak mungkin mendapat
bonus baik motor, mobil, rumah dan sebagainya, tanpa membentuk jaringan (group
downline). Maklumlah, bonus yang dikucurkan oleh MLM itu, ditentukan
berdasarkan omset penjualan jaringan. Tidak melulu pribadi.
Bukan
hanya itu saja, dengan merekrut walaupun kehilangan pelanggan, perolehan poin
yang diperoleh bakal cepat melesat. Sebab, perolehan poin dalam MLM dihitung
berdasarkan pembelian produk secara pribadi maupun dari downline di dalam
jaringan. Jadi, sekali lagi, hanya dengan merekrut dan member dijaringan punya
omset, jumlah poin akan bertambah, sehingga tingkat diskon juga
bertambah.
Lantas,
pertanyaan yang patut diajukan, bagaimana caranya memulai bisnis ini bagi para
pemula, seperti halnya Anton tadi ?
Lagi-lagi
jawabnya tidak ada resep yang jitu dan instan. Semua tergantung kepada wawasan
dan pemahaman tentang bisnis MLM, plus antusias dan kemauan yang besar. Tanpa
kedua hal itu, jangan berharap dapat mendulang kesuksesan di MLM. Mungkin juga,
11 langkah dibawah ini dapat dijadikan panduan dalam menggeluti bisnis MLM yang
dapat diduplikasikan bagi para pemula :
1.
Tetapkan keinginan anda di bisnis ini. Padukan tujuan hidup anda dan tujuan
bisnis ini, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Cobalah tempelkan tujuan
hidup anda di tempat-tempat yang sering anda lalui. Misal, di ruang kerja anda,
di kamar, di ruang tamu dan sebagainya. Gunanya tidak lain agar anda disiplin
dan memotivasi diri anda mencapai tujuan tersebut.
2.
Pelajarilah dengan serius MLM, baik mengikuti training yang dilakukan
perusahaan maupun para leader. Bertanyalah kepada upline ataupun banyak membaca
buku tentang MLM. Catatlah jawaban jawaban yang diperoleh, ataupun kiat-kiat
khusus dalam sebuah buku. Ini untuk sekedar mengingatkan saja.
3.
Membeli produk, mengkonsumsi dan merasakan khasiat produknya. Cobalah pelajari
tentang semua produk, khususnya produk yang menjadi unggulan.
4.
Mulai menawarkan produk tersebut ke lingkungan terdekat. Misalnya anggota
keluarga, tetangga dan sahabat.
5.
Buat daftar prospek dari semua nama yang anda ketahui (minimal 10 nama
perminggu, lebih banyak lebih bagus). Undanglah atau mendatangi mereka dengan
membuat satu acara. Misalnya home sharing.
6.
Ajaklah prospek tersebut bergabung. Dalam mensponsori mereka, hendaknya anda
didampingi oleh leader maupun upline yang dapat memberikan pemahaman dan
penjelasan tentang bisnis MLM. ketika para prospek bergabung, mereka adalah
partner kerja anda. Pilihlah yang paling bersemangat sebagai partner spesial,
dan berhubungan agar menjadi team leader.
7.
Mempelajari bagaimana mempresentasikan peluang bisnis pada diri anda sendiri
dan bagaimana menjual dengan cara anda. Latihlah semuanya sehingga anda
benar-benar menguasai.
8.
Aturlah waktu agar dapat melakukan aktivitas sebanyak mungkin di bisnis MLM.
9.
Tetap Fokus. Jangan jadi ”distributor Supermarket“. Senantiasalah
berkonsentrasi.
10.
Jangan berhenti mengkonsumsi produk yang anda jual. Sebab, para konsumen maupun
pelanggan sering bertanya apakah anda menggunakan produk tersebut. Jadi
teruslah perdalam tentang pengetahuan produk.
11. Berikan dorongan
pada mereka yang anda rekrut, dan bantulah mereka mencapai kesuksesan yang
diinginkan. Ingatlah, salah satu kunci sukses di MLM adalah membantu orang lain
menuju sukses. Jadi jangan individualistis. Jangan pernah mencuri prospek
mereka. Cari lebih banyak member untuk tim anda. Dalam kata-kata W. Clement
Stone, anda dapat memotivasi orang lain untuk melakukan keinginan anda ketika
anda memberinya kesempatan dan memberi keinginannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar